beberapa penyakit koi dan cara penanganannya
Ancor Worm Disease (Penyakit Cacing Berbenruk
Jangkar)
Adalah binatang air berkulit keras yang
temasuk Antropoda yang menempelkan dirinya pada kulit ikan, dimana
cacing ini menyerap cairan tubuh ikan. Parasit ini dapat dilihat
sepanjang tahun, terutama pada air yang mempunyai suhu diatas 15o
celcius. Nama lain yang lebih popular adalah Kutu Jarum.
1. G e j a l a :
- Sering meloncat
di permukaan air
- Sering menempelkan tubuhkan pada dinding atau
bagian bawah kolam
- Cacing penimbul parasit kira-kira 5-10mm yang
menonjol pada tubuh
2. Cara
Pengobatan :
- Menghilangkan secara manual dengan
jalan mencabut satu persatu dengan memakai penjepit/pinset
-
Untuk larva yang masih kecil, dapat dibasmi dengan menaburkan obat
Masoten ke kolam koi, dengan ukuran 0.3-0.5 gram/1 ton air kolam. Jika
sekali pengobatan belum tuntas, maka dapat diulang sampai 3 kali dengan
interval waktu 1-2 minggu
Fishlice
Disease (Penyakit Kutu Ikan)
Penyakit ini disebabkan
oleh kutu air yang hidup di permukaan tubuh. Berbagai parasit yang
panjangnya beberapa millimeter bergerak mengelilingi tubuh ikan. Parasit
ini menimbulkan bintik-bintik merah di berbagai tempat dengan menghisap
darah dan berbagai luka yang ditimbulkan ini mengarah kepada infeksi
microbial sekunder.
1. G e j a l a :
- Koi memperlihatkan
pola berenang yang tidak normal, seperti melompat ke atas permukaan air
-
Menggosokkan tubuhnya pada samping dan bawah kolam
- Berkumpul di
dekat permukaan air dengan ekor muncul di permukaan
2. Cara
Pengobatan :
- Pemberian Demilin dengan dosis 1 gram/ton air kolam
-
Pemberian Masoten dengan dosis 0.3-0.5 gram/ton air kolam
- Kedua
cara tersebut dapat diulangi 2-3 kali dengan interval 1-2 minggu
Abrasion (Penyakit Disebabkan Gesekan)
Penyakit
ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang timbul secara kebetulan pada
saat pengangkutan yang tidak hati-hati atau pada saat penangkapan yang
tidak hati-hati dengan jalan ikan.
1. G e j a l a :
-
Kurangnya slime bisa mengurangi kemilau koi dan menimbukan bekas pada
sirip dada dan sirip ekor yang terlihat keptihan
2. Cara
Pengobatan :
- Berhati-hati pada saat penangkapan atau pengangkatan
koi, untuk menghindari terjadinya luka pada badan koi
- Menambahkan
obat furan di air yang dipakai untuk mengangkat koi. Ikan yang berumur
kurang dari satu tahun sangat rawan akan gesekan dan temperature
MATSUKASA/PENECONE (Penyakit Berbentuk Kerucut)
Beberapa
penyebab penyakit ini adalah infeksi bakteri seperti aeromonas dan
tidak berfungsinya organ-organ internal.
1. G e j a l a :
-
Sisik ikan terlihat berdiri pada ujungnya satu-persatu, yang disebabkan
kumpulan cairan tubuh yang berlebihan di bagian bawah. Oleh karena itu
“Matsukasa” dalah bahasa Jepang artinya Kerucut Cemara
2. Cara
Pengobatan :
- Penyakit ini sangat sulit diobati, tetapi kemungkinan
dapat diobati lewat mulut ikan, yaitu obat-obat jenis sulfa atau
antibiotic
HOLE DISEASE (Penyakit
Berbentuk Lubang)
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi
ganda pada Aeromonas dan tempat-tempat lainnya.
1. G e j a l a :
-
Pada awalnya, beberapa sisik terlihat berdiri pada ujungnya
- Ketika
meningkat parah, sisik akan jatuh dan kulit local terkelupas, sehingga
memperlihatkan daging bagian bawah, seperti lubang menganga
2.
Cara Pengobatan :
- Pemberian Malachite Green dan Parazan, dengan
cara mencampur 0.3 ppm/ton air
- Membersihkan bagian yang sakit
dengan memoleskan Malachite Green
- Memberi makanan ikan yang
dicampur dengan Parazan
white spot
(Penyakit Bintik Putih)
Penyakit ini disebabkan oleh
Parasitic Ciliates yang dinamakan Lehthyoplithitius
1. G e j a l a
:
- Bintik-bintik kecil berwarna putih kurang dari 1 mm yang
menempel di permukaan koi
- Koi yang terinfeksi menjadi tidak aktif
dan mudah terkena infeksi sekunder
2. Cara Pengobatan :
-
Pemberian garam 5 kg/ton air kolam
- Atau dengan pemberian
temperature diatas 25o celcius (dengan heater)
CHOMAN
Sebagian orang berpendapat
bahwa penyakit ini disebabkan karena pemberian makan yang berlebihan
yang mengandung banyak lemak. Akan tetapi penyebab yang sebenarnya
sampai saat ini belum diketahui secara pasti.
1. G e j a l a :
-
Daerah perut membengkak secara abnormal
- Bola mata mulai keluar
dari rongganya
- Tumor di perut biasanya dideteksi melalui operasi
perut
2. Cara Pengobatan :
- Di Jepang, penyakit ini ditangani
dengan cara operasi, suatu hal yang tidak mungkin dilakukan oleh
penghobi koi amatir
SEKOKE (Penyakit
Punggung Tenggelam)
Penyakit ini merupakan penyakit
gurang gizi yang disebabkan oleh ingesti lemak yang dioksidasikan.
Biasanya terjadi pada makanan Koi yang sudah rusak (terlalu lama
disimpan/kadaluarsa)
1. G e j a l a :
- Punggung koi yang
terpengaruh, terlihat kurus ketika daging pada kedua sirip punggung
melorot
2. Cara Pengobatan :
- Pencegahan dini dengan tidak
memberi makan ikan koi yang sudah kadaluarsa
- Sedapat mungkin
memberi makanan koi yang mengandung vitamin E
PARALIS Tulang Belakang
Penyakit ini merupakan
bentuk keracunan kimiawi, misanya pemakaian bahan campuran
OrganoPhosporus yang berlebihan untuk membasmii kutu jarum atau kutu
ikan.
1. G e j a l a :
- Jika otot tulang belakang
terpengaruh, makan terlihat ikan koi tenggelam ke bagian bawah kolam
atau berputas-putar pada saat berenang
- Bengkoknya tulang belakang,
yang dapat mengakibatkan kasus yang lebih parah
2. Cara
Pengobatan :
- Cara pencegahan dengan memperhatikan dosis yang benar
pada saat pemberian obat kutu jarum
INSANG
MEMBUSUK
Penyakit yang menyebabkan pembusukan pada
insang ikan yang disebabkan oleh jamur lumut.
1. G e j a l a :
-
Ikan kehilangan berat badan, kemudian mati
- Jika terlihat ikan yang
mencurigakan, segera diambil dan diperiksa insangnya
- Jika insang
berwarna merah keabu-abuan, banyak yang gripis, itu tandanya ikan
terserang
2. Cara Pengobatan :
- Pemberian antibiotic
Teramycin dengan dosis 20 gram/ton air kolam
- Penggantian air setiap
hari dibarengi dengan penggantian antibiotic akan membantu mempercepat
proses penyembuhan
POTBELLY (PERUT
TURUN)
Potbelly disebabkan oleh hypertrophy hati. Akibat
dari genetik yang kurang baik, maka menyebabkan ada koi memiliki hati
yang sangat sensitive terhadap “starch” (starch adalah kandungan
tertentu yang ada dalam makanan yang menjadi kunci kesehatan koi, karena
berperan menentukan kadar sumber energi yang dibutuhkan oleh koi,
dimana sumber energi sebenarnya untuk koi adalah glukosa (gula), bukan
fatty acid (lemak)). Ada 2 macam starch; “alpha” (alpha-starch) dan
“beta” (beta- starch).
penyebab potbelly :
- Genetik yang
kurang baik, sehingga memiliki hati yang sangat sensitif terhadap
terhadap "starch".
- Suhu air (karena bisa merubah alpha-starch
menjadi beta starch kembali - khususnya untuk alpha-starch yang instan).
-
Makanan yang mengandung Beta-starch, apalagi jika berlebihan.
-ikan
sedang menggendong telur (betina)
pengobatan :
-dipuasakan
dahulu barang 1-2 minggu, lalu diberi makanan yang mengandung kentang
(ada peletnya yang sudah tersedia di pasaran ).
-sesudah normal
kembali yang perlu diperhatikan adalah cara/ pola pemberian pakan dan
kandungan pada pakan yang akan kita berikan selanjutnya.
atau
dikasih obat
Toxilite = bisa beli di apotik2
berfungsi untuk
1.membantu
metabolisme sel,terutama hati
2.Memelihara kesehatan fungsi hati
3.Antioksidan
(Dapat membantu menghaluskan kulit)
BUSUK
MULUT
Penyakit ini biasanya di timbulkan oleh bakteri
fexibakter columnaris.
Pencegahan :
Hindari ikan dari ikan lain
yang terjangkit
Tanda – tanda ;
Mulut ikan tambak putih seperti di
tumbuhi jamur
Pengobatan :
GESUND blue magic sesuai dosis,
pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk memulihkan
system pencernaan.
PENYAKIT KAPAS –
CATTON WOOL
Penyakit ini di timbulkan oleh jamur
saprolegnia
Pencegahan ; hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit
Tanda
– tanda : munculnya serabut putih yang menempel pada tubuh ikan yang
sangat menyerupai kapas.
Pengobatan :
GESUND blue magic sesuai
dosis, pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk
memulihkan system pencernaan.
Minggu, 18 November 2012
Minggu, 09 September 2012
tips memilih koi menurut jenis
Tips memilih koi
Sebelum kita memasuki dunia Koi, ada hal-hal yang perlu kita ketahui mengenai kelas-kelas Koi. Meski jika kita ingin koi dipelihara sekedar hobi semata maka hal-hal tersebut menjadi tidak penting. Asal koi yang dipilih kita suka dan indah menurut kita, tidak ada masalah dengan istilah-istilah ataupun kels-kelas kualitas koi. Akan tetapi jika diinginkan memelihara Koi untuk tujuan kontes atau kejuaraan maka ada hal-hal baku yang perlu diperhatikan dan dipenuhi dalam memilih koi yang baik, tidak sekedar bagus menurut kita tetapi juga bagus menurut standard penjurian. Di Jepang dan dunia ada perbedaan istilah antara “Koi” dan “Nishikigoi. Koi Merupakan istilah bagi ikan Karper/mas sebagai ikan konsumsi sedangkan Nishikigoi merujuk pada ikan Mas yang ditujukan untuk hiasan. Meskipun akhirnya istilah ini menjadi bercampur aduk, kadang orang menyebut koi sebagai ikan hias.Ikan Koi merupakan keluarga ikan mas (Karper) yang merupakan hasil pembiakan silang dari berbagai macam jenis dan warna ikan koi, sehingga dihasilkan warna dan pola ikan yang beraneka ragam dan memiliki keindahan. Proses pembiakan dan kawin silang ini dilakukan selama bertahun-tahun dan dilakukan perbaikan-perbaikan. Untuk menghasilkan Koi dengan kualitas super proses seleksi berlangsung sangat ketat dan teliti. Selain menghasilkan koi dengan kualitas baik, kawin silang juga telang menghasilkan jenis-jenis koi yang beraneka ragam ( Kohaku, Sanke, Showa,Ogon dan lain-lain ). Melihat proses perkembangbiakan yang sangat panjang wajar jika Koi dengan kualitas super (Quality Show) berharga cukup mahal. Selain Faktor keturunan yang diseleksi secara ketat tersebut, keindahan Koi sangat tergantung pada faktor lingkungan tempat ia tinggal (kolam koi), Koi yang bagus dan berharga mahal bisa menurun kualitasnya jika dipelihara dalam kolam yang buruk kualitas airnya. Demikian sebaliknya koi yang semula kurang bagus bisa berubah menjadi koi yang cantik jika lingkunan dan makananya cukup mendukung. Disinilah peran hobis sangat penting dalam menentukan bagaimana bisa memprediksikan masa depan seekor ikan koi dan penting memiliki pengetahuan dalam memelihara dan merawat koi. Sayang jika kita membeli Koi dengan harga yang mahal tetapi kita tidak bisa merawatnya. Sebaliknya menjadi keuntungan jika kita membeli koi dengan harga murah tetapi dalam jangka waktu tertentu menjadi koi Juara yang harganya tidak terbatas.
Biasanya Koi diklasifikasikan dalam beberapa level kualitas Koi. Masing-masing level memiliki kualitas keindahan dan harga yang berbeda-beda..
1. Pond Quality
Secara umum Koi merupakan Ikan yang memiliki keindahan dan pesona tersendiri, Koi kategori ini merupakan hasil proses penyortiran dari breeder koi dan dapat dibeli di toko ikan hias atau peternak. Sebagian besar jenis Koi dibesarkan secara lokal dengan garis darah campuran dan tidak ada catatan sebelumnya. Sering kali tidak diketahui siapa yang melakukan penangkaran dan sebagian besar tidak digunakan untuk kompetisi. Namun demikian kategori koi ini cukup murah dan menyenangkan sebagai hiasan di dalam kolam.2. Ornamental Quality
Koi dalam kategori ini berasal dari indukan yang berkualitas baik dan memiliki garis darah yang dapat dipertanggungjawabkan baik, bentuk tubuh yang baik, dan warna yang indah. Satu-satunya perbedaan antara kualitas Ornamental Koi dan Show Quality Koi adalah pada pola warnanya. Salah satu parameter penting dalam Show Quality Koi adalah keserasian pola warna yang bagus dan tanpa “kesalahan”. Kebanyakan Koi jenis ini memiliki pola yang tidak seimbang dengan banyak kesalahan, meskipun demikian koi ini sangat indah dan bisa dibeli dengan harga yang cukup murah. Koi dalam kategori ini dapat digunakan sebagai indukan koi yang cukup bagus.3. Show Quality
Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi dalam memilih kualitas Koi untuk Show atau masuk dalam kategori Koi Show Quality. Jenis koi ini harus memiliki:1. Bentuk tubuh yang baik, seperti bentuk torpedo dan memiliki warna yang cemerlang
2. Memiliki kulit yang mengkilap.
3. Pola tepi warna yang tajam (kiwa), batas antar warna harus tajam dan tegas seperti kulit yang disilet.
4. Kemerataan warna dalam pola.
5. Keseluruhan pola seimbang.
Para ahli menganggap keturunan menjadi unsur yang sangat penting dan menentukan sebagian besar kualitas Koi Show. Memiliih Koi dengan Kualitas Show harus memperhatikan asal-usul indukan dengan garis darah yang baik.
Tips Memilih Koi Showa
Berdasarkan pendapat Dr. Arthur Lembke ada beberapa kriteria yang bisa diterapkan dalam memilih Koi jenis Showa ini. Berikut point-point tips tersebut:1. Memiliki Semua Pola Kohaku yang baik. Koi Showa mengandung warna Merah dan Putih seperti Koi Kohaku, perhatikan Pola ini, baik dari Kualitas Hi (merah) maupu putihnya.
2. Kepala Terdiri atas 3 warna Merah,Putih dan Hitam dalam jumlah yang sama.
3. Pola Warna pada kepala yang paling baik adalah Pola Kohaku dan strip hitam berbentuk V Pada.
4. Pola Warna Hitam Pada showa akan terus berkembang, pilih yang memiliki waran meraqh dan putih yang baik.
5. Warna Merah ada Showa pada awalnya bisa berwarna Orange dan akan berkembang menjadi merah seiring pertumbuhan.
6. Pectoral Fin Idealnya hampir semua berwarna hitam kecuali untuk bagian terluar.
7. Sirip Tidak Boleh berwarna merah, Semua sirip berwarna putih atau sedikit hitam.
8. Persentase warna pada showa Klasik adalah 40% Merah, 40% itam dan 20 % Putih.Modern Showa memiliki persentase warna Merah,Hitam dan Putih yang sama.
9. Showa merupakan Koi yang paling sulit dipilih saat muda karena selalu mengalami perubahan saat tumbuh.
Ringkasan Tips Memilih Koi Sanke
1. Semua Syarat yang ada pada Koi Kohaku2. Hitam Tidak pada Kepala tapi pada punggung Ikan Koi.
3. Hitam dimulai tepat dibelakang Kepala Koi.
4. Pola Hitam Seimbang dan lebih baik pada bagian warna putih dibandingkan diatas warna merah.Warna Hitam di atas wana merah bisa diakomodasi.
5. Bintik-bintik hitam lebih baik jika tidak lebih besar dari seperempat dan tidak boleh mengalihkan perhatian dari pola merah.
6. Prosentase warna pada Koi Sanke adalah merah 70%, Hitam 10% dan sisanya Putih.
7. Sirip Berwarna Putih. Boleh Ada Strip Hitam tetapi jangan terlalu banyak. Seiring dengan pertumbuhaan Koi sanke, strip bisa berkembang.
Jenis Ginrin Koi
Koi Ginrin dapat diklasifikasikan ke dalam 4 kategori yaitu:Beta / Niigata Gin Rin: Jenis Beta Ginrin ini merupakan koi yang jarang ditemukan. Beta Ginrin memiliki kilauan warna yang full menutupi seluruh sisik, seperti cermin padat yang memiliki . Dengan kata lain Beta Ginrin memiliki sisik mengkilap lengkap.
Pola Koi Beta Ginrin
Tama / Pearl Gin Rin (mengkilap di tengah setiap sisik) : Juga jarang terlihat hari ini. Spot kemilau muncul sebagai titik reflektif kecil di tengah sisik. Bentuk dari Pearl Gin Rin ini menyerupai mutiara yang muncul pada sisik ikan koi. Nama lain dari Pearl Gin Rin adalah Tsubo Gin Rin.
Pola
Koi Pearl Ginrin
Kado
Ginrin
Diamond Gin Rin yang baik muncul sebagian besar pada punggung koi / contoh terbaik memiliki setidaknya tiga baris gin rin di setiap sisi sirip punggung mereka terorganisir ke dalam baris yang rapi lengkap tanpa kesenjangan dan sama kuat pada semua warna koi.
Pola Koi Diamond Ginrin
Apresiasi Koi Ginrin
• Poin yang berlaku untuk Kohaku, Sanke dan Showa juga berlaku. Kin-gin-rin dianggap sebagai fitur ‘add-on’, sehingga poin yang berkaitan dengan masing-masing varietas dasar juga penting. Misalnya, kulit putih untuk ketiga varietas harus putih murni, dari hidung hingga ekor, tanpa bintik-bintik atau noda.• Beta-gin dianggap terbaik, meskipun Hiroshima-gin rin adalah yang paling umum. Untuk keunggulan, kerabat-gin-rin garis sisik harus lengkap dari bahu hingga ke ekor dan bersinar . Sejumlah besar keluarga-gin-rin mencapai garis sisik di sisi juga sangat dihargai.
Hikari Mono atau lebih banyak dikenal dengan nama Ogon merupakan koi dengan warna metalik dan hanya memiliki satu warna saja. Dalam bahasa Jepang Hikari berarti metalik atau berkilau sedangkan mono berarti satu. Sedangkan ogon sendiri berarti emas. Sebutan lain untuk Koi Ogon adalah Hikari Mujimono yang sebenarnya mengandung double kata, karena muji sendiri berarti satu.
Koi ogon terdiri atas beberapa jenis yang didasarkan pada warna ikan, misalnya saja koi metalik yang berwarna putih/platinum maka disebut Platinum Ogon. Sedangkan ogon yang berwarna kuning terang atau hampir seperti emas disebut Yamabuki Ogon. Nezu ogon merupakan ikan koi metalik dengan warna dasar grey(abu-abu), sedangkan Orenji Ogon merupakan ogon yang berwarna orange metalik.
Karena warna yang terang dan cemerlang ogon menjadi koi yang mudah untuk dilihat. Kekuatan ogon adalah pada kualitas Hikari atau kecemerlangan warna metaliknya. Selain kecemerlangan warna pada ogon, pola net pada sisik juga turut mempercantik koi ini.
Jika dibandingkan dengan Koi dengan sisik Ginrin, ogon hampir-hampir memiliki kesamaan. Untuk membedakan kedua jenis koi ini memang agak sulit, namun jika melihat keduanya secara bersamaan akan bisa dibedakan dengan lebih mudah.
Kemilau pada koi ginrin lebih nampak memantulkan sinar sedangkan pada ogon cenderung merata pada bagian belakang kulit. Hal ini karena penempatan pigmentasi warna yang berbeda antara ogon dan ginrin. Bagian penting yang membedakan antara keduanya adalah pada tepi sisik ikan. Karena hanya memiliki satu warna penilaian ogon didasarkan pada kualitas warna metalik dan tentu saja pada body conformation. Ogon juga memiliki karakter yang cepat dalam pertumbuhannya dan cukup jinak jika dipelihara.
Jika anda mencari koi ogon saat masih muda maka pilih koi yang bagian kepalanya bersih dan tidak ada noda sedikitpun hampir-hampir seperti botak namun memiliki permukaan yang kemilau. Seiring dengan pertambahan usia, warna ogon akan cenderung lebih gelam dan muncul bintik-bintik pada bagian kepala yang tidak diharapkan .
Kujaku merupakan jenis koi yang berkembang pada beberapa tahun belakangan. Semakin lama peminat koi Kujaku semakin meningkat. Pada level kontes Kujaku juga telah banyak diikuti oleh peserta. Dalam klasifikasi jenis Koi, Kujaku dimasukkan dalam kategori Hikarimoyo bersama dengan Kin Showa, Yamato Nishiki, Doitsu Hariwake dan Kikusui. Pola kohaku pada Kujaku menjadi salah satu daya tarik dari ikan koi jenis ini
Kujaku adalah Koi Metalik (ogon) dari varian Matsuba dengan Pola warna merah atau orange seperti pola pada Kohaku. Pola Matsubanya menyerupai bulu burung merak sehingga koi jenis ini diberi nama Kujaku. Kujaku dalam bahasa Jepang berarti burung merak. Karena merupakan koi metalik maka bentuk pola net pada Kujaku menjadi penting untuk dipertimbangkan. Selain itu kecemerlangan warna metalik (Hikari) juga menjadi penentu kualitas Kujaku.Selain itu Fukurin yang bersih dan jernih juga membuat Kujaku lebih menarik. Kriteria lain seperti bentuk tubuh mengikuti standard penilaian ikan koi yang lain.
Pada awalnya kujaku yang dikembangkan merupakan versi doitsu atau tanpa sisik, namun semakin lama semakin sulit menemukan Kujaku tanpa sisik (doitsu) yang berkualitas baik.Pada bagian Kepala Kujaku Bisa memiliki warna atau bersih tetapi tidak ramai oleh beberapa warna.
Pedoman memilih koi shusui:
1. Sisik Pada sepanjang punggung berwarna biru indigo.
2. Pola sisik sepanjang punggung harus rapi dan meliputi dari bawah kepala sampai punggung.
3. Pola sisik di pungung harus rapi dan tidak boleh ada sela.
4. Tidak ada sisik lain di luar sepanjang punggung. Jika ada sisik diluar itu atau disebut Mudagoke, itu menjadi pengurang nilai Shusui.
Pertimbangan lain dalam memilih shusui adalah sama dengan memilih asagi. Namun yang penting diperhatikan, bagian tidak bersisik pada koi shusui sangat rentan terhadap munculnya bintik -bintik hitam yang disebut dengan Jyami.
Jenis koi yang satu ini memiliki keindahan tersendiri bagi penggemar ikan koi. Asagi merupakan koi yang sudah cukup lama keberadaannya. Keindahan Asagi terletak pada pola jaring yang ada pada sisik ikan yang dikombinasikan dengan warna dasar biru indigo. Jika kita akan memilih Asagi sebagai peliharaan kita ada beberapa hal yang penting untuk dijadikan rujukan dalam memilihnya. Sebagaimana ikan koi jenis lainnya, Asagi memiliki kecenderungan untuk mengalami perubahan seiring dengan pertambahan usia dan ukuran asagi.
Bagi yang lebih suka memelihara koi dari usia yang muda dan ukuran kecil, penting untuk dipertimbangkan beberapa hal yang mungkin akan berubah pada koi asagi. Pada usia yang masih muda ada beberapa pertimbangan dalam memilih Asagi antara lain :
Pola jaring/net di badan harus cukup terang karena jaring cenderung menjadi gelap seiring dengan perubahan waktu. Selain itu warna a biru indigo harus cukup bagus dan tegas. Namun jangan sampai batas net/jaring tertutup.
Sisik dengan pola gin rin perlu dihindari saat memilih Asagi muda, karena ini akan menggangu keindahan asagi saat koi tumbuh.
Selanjutnya, melihat bagian hidung yang memiliki warna putih yang jernih. Jika hidung berwarna putih persih maka biasanya dalam perkembangannya, bagian kepala juga akan mengikuti berwarna putih bersih.
Sebaliknya apabila bagian hidung agak kotor atau kurang putih bersih, bagian kepala cenderung menjadi tidak jelas dan dapat merambat ke bagian wajah bercak-bercak hitam.
Sirip dada harus semua atau sebagian besar merah. Merah pada sirip dada umumnya menarik untuk membentuk sebuah Motoaka (merah pada sirip dada +/- 30%). Ekor bisa jernih atau memiliki beberapa warna merah.
Hi (merah ) di sisi tubuh cenderung muncul lebih tinggi pada ikan Asagi yang sudah matang, jadi pilihlah yang memiliki warna merah yang tidak terlalu dominan .
Hendaknya warna merah pada bagian perut dan biru pada bagian atas lurus sepanjang badan dan dibatasi oleh warna putih yang lurus.
Tancho merupakan Koi dengan warna merah bulat yang khas pada bagian kepala dan warna tersebut tidak muncul ti tempat yang lain. Perpaduan warna putih dan bulatan merah pada koi Tancho mirip dengan bendera Jepang. Jika warna merah bulat pada bagian kepala diikuti pula dengan munculnya warna di lain tempat maka koi tersebut dikenal dengan nama Maruten.
Meski Tancho biasanya diasosiasikan dengan Kohaku, yaitu pola bulat merah pada bgaian kepala dan bagian tubuh yang lain berwarna putih, namun setiap jenis koi pada dasarnya bisa membentuk pola Tancho. Contohnya adalah Tancho Ogon, yaitu koi metalik (platinum, nezu ogon,koi kuning ) dengan bulatan merah metalik hanya pada kepala.
Selain itu ada pula pola tancho yang muncul untuk jenis koi Sanke dan showa. Dan biasanya pola Tancho yang ada pada kelas Gosanke (Kohaku, Sanke, Showa) yang sering muncul pada ajang kontes koi.
Untuk menilai Koi Tancho yang penting untuk diperhatikan adalah warna dasar yang bersih dan kokoh. Warna merah yang menjadi pola Tancho harus tajam dan bulat. Bulatan merah besar mencakup semua bagian kepala tetapi tidak sampai ke muka dan mata koi. Selain kriteria tersebut kriteria-kriteria koi yang baik pada umumnya juga berlaku untuk Tancho.
Tancho Kohaku biasanya menjadi icon dari Koi Tancho yang ideal, karena itu latar belakang warna putih polos yang bersih akan menambah anggun Tancho Kohaku. Selain itu sisik juga harus rapi karena ini akan menambah keindahan Tancho. Pada usia muda pola warna merah pada tancho kadang-kadang tidak stabil. Warna merah bisa pudar bahkan hilang karena beberapa sebab, misalnya saja stress dan lingkungan yang tidak mendukung. Karena itu dalam memilih Tancho pilihlah yang memiliki kualitas merah yang cukup tebal.
Tancho memang salah satu jenis koi yang cukup menawan sebagai variasi dari berbagai macam pola koi. Banyak penggemar yang melengkapi koleksinya dengan Koi Tancho.
Seperti halnya zebra yang memiliki belang warna hitam dan putih, shiro utsuri menjadi koi yang cukup menawan. Bersama dengan Hi Utsuri dan Ki Utsur imenjadi bagian dari Utsurimono dalam klasifikasi ikan koi. Dari ketiga jenis koi dalam kelas utsurimono, shiro utsuri selalu menunjukkan performa yang lebih baik dalam show. Shiro utsuri merupakan jenis ikan koi yang cukup menantang dan memiliki nilai tersendiri bagi pecinta koi. Seiring dengan pertumbuhannya, perubahan-perubahan sering terjadi. Di sinilah seni, kepiawaian memilih, memelihara dan pengalaman memelihara koi akan teruji.
Dalam memilih shiro utsuri hal penting yang perlu dipertimbangkan dimulai dari bagian kepala. Kepala Shiro Utsuri harus memiliki warna hitam dan putih. Jangan memilih shiro utsuri yang bagian kepala berwarna hitam semua atau putih semua. Jika kepala hanya memiliki satu warna saja menjadi tidak menarik apalagi untuk kontes.
Pada shiro utsuri klasik kombinasi warna hitam dan putih pada bagian badan adalah seimbang(50% hitam dan 50% putih), namun dalam penjurian saat ini warna putih yang dominan lebih banyak dipilih.
Seperti halnya ikan koi lain pola warna hitam dan putih shiro utsuri harus menarik . Jangan memilih shiro utsuri yang memiliki bintik/spot hitam namun demikian jangan pula memilih Shiro Utsuri yang terlalu banyak dominasi hitam.
Kualitas warna putih juga penting untuk dipertimbangkan dalam memilih shiro utsuri. Ada kalanya shiro utsuri muda memiliki warna putih yang cenderung masih abu-abu atau kekuningan. Demikian juga dengan warna hitam yang masih terpendam dan seiring pertumbuhan koi (finish) warna hitam akan muncul dengan jelas dan warna putih juga semakin terang.
Pada bagian sirip shiro utsuri yang penting adalah memiliki warna hitam secara keseluruhan. Hindari shiro utsuri yang hanya memiliki sedikit warna hitam dan tidak terdapat kesamaan pola antara sirip kanan dan kiri. Karena warna shiro utsuri hanyalah terdiri atas warna hitam dan putih, perhatikan dengan seksama tidak ada spot merah yang muncul. Hal ini sering terjadi terdapat spot merah yang kurang begitu terlihat dengan jelas muncul pada shiro utsuri.
Setelah semua kriteria shiro utsuri tersebut didapatkan pada ikan koi, maka selanjutnya adalah memilih bentuk badan yang baik/ body conformation yang baik. Seperti bentuk badan koi yang lainnya tidak ada cacat, bentuk menyerupai torpedo dan badan yang kekar yang memungkinkan pertumbuhan menjadi ikan koi jumbo.
Selasa, 10 Juli 2012
Rancangan kolam & sistem filterisasi

tips dasar dasar membuat koilam koi
Hal pertama yang perlu diperhatikan bagi penggenar Koi pemula adalah Membuat Kolam Koi yang representatif bagi kelangsungan hidup dan kesehatan Koi. Kualitas air dalam kolam Koi merupakan faktor penentu kesuksesan memelihara Koi.
Keindahan dan kesehatan Koi sangat dipengaruhi oleh kondisi air dalam
kolam koi. Kolam koi yang representatif meliputi syarat yang cukup bagi
kehidupan Koi dan keindahan jika dipandang. Beberapa penggemar Koi ada
yang tidak terlalu menghiraukan aspek kedua ini tetapi ada sebagian
yang terlalu menekankan aspek keindahan tetapi melupakan syarat yang
cukup kolam bagi Koi. Koi merupakan Ikan yang akan nampak indah jika dilihat dari bagian punggung bukan dari bagian samping, maka memelihara Koi dalam aquarium tidak akan dapat menikmati keindahan koi secara maksimal.
Sebagian orang beranggapan bahwa agar dapat menikmati keindahan Koi, mereka Membuat Kolam Koi yang dangkal antara 30 cm sampai 50 cm saja, sehingga Koi Mudah dilihat, sebenarnya sah-sah saja anggapan ini, akan tetapi Kolam yang dangkal akan membuat Koi tidak bisa tumbuh dalam ukuran jumbo. Bila Koi Jumbo dipelihara pada Kolam Dangkal lambat laun akan membuat tubuh Koi menjadi bengkok sehingga mengurangi keindahan. Solusinya adalah Membuat Kolam Koi dengan kedalaman yang cukup tetapi air selalu bersih dan jernih sehingga meski Kolam Koi cukup dalam tetap dapat melihat Koi meski berada di dasar kolam sekalipun.
Sebagian orang beranggapan bahwa agar dapat menikmati keindahan Koi, mereka Membuat Kolam Koi yang dangkal antara 30 cm sampai 50 cm saja, sehingga Koi Mudah dilihat, sebenarnya sah-sah saja anggapan ini, akan tetapi Kolam yang dangkal akan membuat Koi tidak bisa tumbuh dalam ukuran jumbo. Bila Koi Jumbo dipelihara pada Kolam Dangkal lambat laun akan membuat tubuh Koi menjadi bengkok sehingga mengurangi keindahan. Solusinya adalah Membuat Kolam Koi dengan kedalaman yang cukup tetapi air selalu bersih dan jernih sehingga meski Kolam Koi cukup dalam tetap dapat melihat Koi meski berada di dasar kolam sekalipun.
Membuat
Kolam Koi yang representatif memang memerlukan biaya yang tidak
sedikit yang terkadang berbenturan dengan biaya yang tersedia karena
itu dalam Membuat Kolam Koi harus menyesuaikan dengan kondisi. Lebih
baik kolam dengan ukuran kecil tetapi kualitasnya baik daripada kolam
yang besar tetapi kualitas airnya buruk. Akan tetapi prinsip dasar
Kolam Koi yang bisa dipegang adalah Mudah perawatan dan yang lebih
penting dapat menjaga kesehatan dan Kualitas Koi. Selain itu dalam
Membuat Kolam Koi yang harus dipertimbangkan adalah berapa jumlah Koi
yang akan dipelihara dan berapa ukuran Koi yang akan dicapai. Ukuran
Kolam yang kecil dan dangkal tidak bisa mendukung pertumbuhan koi
mencapai ukuran Jumbo. Selain itu seiring dengan pertumbuhan Ikan Koi
dalam kolam akan menghasilkan kotoran dan Kandungan Amonia yang
meningkat dalam kolam. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan dan
kehidupan Ikan Koi.
Untuk dapat Membuat Kolam Koi yang optimal ada dua hal yang perlu dipertimbangkan yang pertama adalah Sumber Oksigen yang cukup dan sistem Filter yang baik.Sebagaimana
hewan lain, Ikan Koi memerlukan Oksigen untuk bernafas dan cukup
rentan dengan kondisi kolam yang mimim oksigen. Karena itu perlu supali
oksigen yang cukup dalam kolam koi. Oksigen bisa dihasilkan dari
pergerakan air kolam koi, misalnya dibuat dengan air terjun atau
dilakukan penambahan aerator pada kolam koi. Sistem filter juga memegan
peranan yang penting untuk menjaga kualitas air dalam kolam. Karena itu
filter merupakan equipment wajib dalam Membuat Kolam Koi. Sistem
Filter dalam Kolam Koi tidak cukup hanya menghasilkan air yang bersih
dan jernih saja seperti halnya kolam renang dengan menambahkan Chlorine
misalnya. Bagi Koi Chlorine merupakan zat yang cukup berbahaya bagi
kelangsungan hidupnya. Sistem filter dalam Kolam Koi juga harus menjamin
kolam Koi bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya. Maka sistem filter
biologis menjadi pilihan dalam kolam koi.
Beberapa Hal penting yang menjadi catatan sebelum Membuat Kolam Koi
1. Lokasi Kolam Koi
Lebih baik Lokasi Kolam Koi adalah di dekat rumah,agar dapat menikmati keindahannya dan diberi makan paling tidak dua kali dalam sehari. Hindari Membuat Kolam Koi dibawah pohon karena daun-daun bisa mengotori kolam dan hindari di tempat-tempat yang tidak aman dari hama dan orang tidak bertanggung jawab.
Lebih baik Lokasi Kolam Koi adalah di dekat rumah,agar dapat menikmati keindahannya dan diberi makan paling tidak dua kali dalam sehari. Hindari Membuat Kolam Koi dibawah pohon karena daun-daun bisa mengotori kolam dan hindari di tempat-tempat yang tidak aman dari hama dan orang tidak bertanggung jawab.
2. Membuat Kolam Koi lebih baik di Bawah tanah,
dengan cara menggali tanah. Karena Keindahan Koi adalah pada bagian
punggungnya. Kolam Koi seperti akuarium kurang memberikan pemandangan
yang bagus bagi keindahan koi.
3. Sistem Filter Kolam Koi Yang baik
4. Sumber Oksigen bagi Kolam Koi
5. Ukuran Kolam Koi,
lahan yang tersedia jangan dialokasikan semua untuk kolam koi tetapi
sisakan 30% untuk ruang filter. Sesuaikan pula dengan jumlah ikan,
ukuran ikan yang akan dipelihara. Pikirkan baik-baik bila akan
membangun kolam koi dengan ukuran besar karena dalam operasional akan
memerlukan daya pompa yang besar dan biaya perawatan yang lebih besar
pula.
6. Kedalaman Kolam Koi,
idealnya
kolam Koi memiliki kedalaman 2 meter atau kalau tidak memungkinkan
sekitar 1 meter. Dengan kedalaman ini suhu pada kolam koi antara siang
dan malam tidak mengalami perbedaan yang mencolok. Perubahan suhu yang
mencolok kuran baik bagi Koi. Koi harus selalu beradaptasi dengan
perubahan lingkungan. Kolam yang dalam cenderung membuat pertumbuhan
Koi lebih cepat dan membuat koi aman dan nyaman.
7. Bentuk Kolam
Pada dasarnya bentuk kolam adalah bebas sesuai selera, yang perlu menjadi catatan bentuk kolam jangan sampai ada bagian yang mati (Death Area), pastikan air selalu mengalir dari waterfall ke setiap penjuru kolam. Bagian kolam yang mati akan membuat bakteri dan gangang tumbuh dan berkembang di tempat tersebut.
Pada dasarnya bentuk kolam adalah bebas sesuai selera, yang perlu menjadi catatan bentuk kolam jangan sampai ada bagian yang mati (Death Area), pastikan air selalu mengalir dari waterfall ke setiap penjuru kolam. Bagian kolam yang mati akan membuat bakteri dan gangang tumbuh dan berkembang di tempat tersebut.
8. Sudut Dan dasar Kolam
Upayakan bagian pertemuan antar sisi kolam melengkung dan hindarkan sudut 90 derajat,untuk menghindarkan dari area mati. Bagian Dasar Kolam jangan dibuat rata, buat bagian paling tengah (Botom Drain) lebih dalam dan bagian tepi ke arah tengah miring 20 sampai 40 derajat. Kotoran ikan dan sisa-sisa makanan akan mengendap pada bagian dasar kolam dengan model miring akan membuat kotora terkumpul dan mudah dibersihkan.
Upayakan bagian pertemuan antar sisi kolam melengkung dan hindarkan sudut 90 derajat,untuk menghindarkan dari area mati. Bagian Dasar Kolam jangan dibuat rata, buat bagian paling tengah (Botom Drain) lebih dalam dan bagian tepi ke arah tengah miring 20 sampai 40 derajat. Kotoran ikan dan sisa-sisa makanan akan mengendap pada bagian dasar kolam dengan model miring akan membuat kotora terkumpul dan mudah dibersihkan.
9. Jangan menaruh material dan benda Tajam pada Kolam Koi,
misalnya batuan sebagai hiasan, semen yang tidak halus pengaciannya.
Gerakan Koi terkadang sangt atraktif material ini bisa melukai dan
membahayakan koi.
10. Pipa Pralon Untuk menambahkan Air.
Air terjun, sistem filter, penguapan air akan mengurangi jumlah air
dalam kolam, persiapkan pipa pralon untuk menambahkan air dengan mudah
dari sumur atau PAM.
11. Overflow, Siapkan lubang pembuangan untuk mengantisipasi jika air meluap, misalnya karena hujan.
12. Bottom Drain, lubang pembuangan pada bagian dasar kolam untuk membersihkan kolam.
Selasa, 12 Juni 2012
klaten koi farm
solusi mendapatkan koi berkualitas dan solusi tanya jawab seputar koi.melayani pembuatan koilam koi.hub klaten koi farm 087834965591 atau pinBBM 2317ebb5.
Langganan:
Komentar (Atom)















